Minggu, 18 April 2010

my office


my office

Gedung Dakwah Bakti Insan, Ruko Simpang YAsmin, JL.KH.Soleh Iskandar No. 1 Bogor

Jumat, 16 April 2010

SUKSES ITU BERAWAL DARI IMPIAN

SUKSES ITU BERAWAL DARI IMPIAN

Oleh-oleh dari kegiatan MABIT (Malam Bina Insan Taqwa) Mahasiswa MABI Yayasan Bakti Insan Bogor, tanggal 25 Juli 2009.

By Agus Siswanto (Sekretaris Yayasan Bakti Insan Bogor)

Banyak cerita maupun nukilan sejarah atau success story dari beragam tokoh bisnis yang ketika mereka ditanya tentang kunci suksesnya adalah karena mereka dulunya punya impian (dream). Karena kata mereka dengan memiliki impian,maka impian itu menjadi selalu terbayang bayang dalam segenap aktivitas mereka, bahkan dikala raga menjadi lemah semangat, maka bayangan impian menjadi pemicu spirit untuk selalu bangkit dan bangkit.

Kisah menarik tentang impian ini, yang kemudian menjadi sebuah sesuatu yang fenomenal ketika seorang Andrea Hirata menuturkannya dalam Trilogi Laskar Pelangi. Dimana dia menceritakan kisah perjalanan hidupnya yang penuh onak dan duri,beragam haru biru antara kesedihan dan kegembiraan serta semangat yang tidak pernah kendor dalam menghadapi rintangan apapun, karena dia memiliki impian, Sorbone,Edensor dll.

Impian yang senantiasa tervisualisasi, maka secara perlahan-lahan akan termemori dalam Pikiran Bawah Sadar kita ,dan menjadi sebuah data base, sehingga manakala diperlukan oleh pikiran sadar kita, maka file-file tersebut dengan mudah di ”search” dan akan muncul, sehingga dapat menggerakkan organ-organ yang lain untuk ”bangkit” menuju atau meraih impian tersebut. Sehingga dalam banyak kesempatan pada institusi bisnis MLM, senantiasa diajarkan pada langkah pertama mereka bergabung, maka yang harus dimiliki oleh mereka member yang baru, adalah ”dream”, ya mereka harus mengeksiskan ”dream” tersebut secara nyata dan visual dalam bentuk Foto Rumah yang wah, foto mobil yang wah, Foto tujuan Traveling di tempat yang paling eksotis di dunia, dll. Bahkan diajarkan pula agar foto-foto visualisasi atas ”dream”nya mereka ditempatkan ditempat tempat mereka yang paling strategis seperti di kamar pribadi dan tempat-tempat lainnya. Hal ini dilakukan tidak lain dan tidak bukan agar ”dream” tersebut mudah tervisualisasikan dan menjadi daya ungkit semangat/spirit untuk mencapainya.

Berkaca kepada kisah sukses pendidikan ala Rasulullah SAW, sejarah telah membuktikan bahwa di dunia ini generasi beliau, generasi para sahabat, generasi tabiin, dan generasi tabiut tabiin diakui memiliki kualitas sumberdaya insani yang paling unggul, dan bahkan sampai hari kiamat pun tidak akan pernah ada generasi berikutnya yang mampu menggungguli generasi tersebut. Mereka adalah generasi yang memiliki kesuksesan bukan hanya di dunia saja tetapi juga sukses di akhirat, bahkan catatan sukses di dunia mereka sering luput dari perhatian kita padahal fakta menunjukkan sebagai berikut (dikutip dari : spiritualpreneurship.com)
Kekayaan Umar bin Khattab ra
• Mewariskan 70.000 properti (ladang pertanian) seharga @ 160juta (total Rp 11,2 Triliun)
• Cash flow per bulan dari properti = 70.000 x 40 jt = 2,8 Triliun/ tahun atau 233 Miliar/bulan.
• Simpanan = hutang dalam bentuk cash
Kekayaan Utsman bin ‘Affan ra
• Simpanan uang = 151 ribu dinar plus seribu dirham kurang lebih Rp. 200 Milyar
• Mewariskan properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar
• Beberapa sumur senilai 200 ribu dinar (Rp 240 M)
Kekayaan Zubair bin Awwam ra
• 50 ribu dinar kurang lebih Rp. 60 Milyar
• 1000 ekor kuda perang
• 1000 orang budak
Kekayaan Amr bin Al-Ash ra
• 300 ribu dinar kurang lebih Rp. 360 Milyar
Kekayaan Abdurrahman bin Auf ra
• Melebihi seluruh kekayaan sahabat!!
• Dalam satu kali duduk, pada masa Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf berinfaq sebesar 64 Milyar (40 ribu dinar)
Bukan hanya sahabat utama yang kaya, namun juga rakyatnya hidup berkecukupan
Pada masa Umar bin Khattab ra (10 tahun bertugas),
• Mu’adz bin Jabal menuturkan di Yaman sampai kesulitan menemukan seorang miskin pun yang layak diberi zakat (Al-Amwal, hal 596)
• Pemerintah/masyarakat mampu menggaji guru di Madinah masing-masing 15 dinar atau +/- 18 juta/bulan (Ash-Shinnawi, 2006)
Pada masa Umar bin Abdul Azis ra (3 tahun bertugas)
• Yahya bin Sa’id (petugas zakat) berkata, “Ketika hendak membagikan zakat, saya tidak menjumpai seorang miskin pun. Umar bin Abdul Azis telah menjadikan setiap individu rakyat pada waktu itu berkecukupan”. (Ibnu Abdil Hakam, siroh Umar bin Abdul Azis, hal 59)
• Surat Gubernur Bashrah, “Semua rakyat hidup sejahtera sampai saya sendiri khawatir mereka akan menjadi takabbur dan sombong.” (Al-Amwal, hal 256)
Jelas sekali bahwa kesuksesan mereka bukan hanya dalam dimensi duniawi saja tapi juga ukrowinya, dan ini terekam dalam Kitab Al Quran, dimana Allah SWT pun meridloi mereka, “Dan orang-orang yang terdahulu dari orang-orang Muhajirin dan Anshor serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada- Nya ( At Taubah : 100).

Dalam konteks ini Rasulullah SAW, telah mengajarkan pula kepada para sahabatnya tentang impian-impian itu, apakah impian tersebut? Impian tertinggi yang merupakan ”Reward” adalah Surga dan impian yang berupa ”punishment” adalah Neraka. Rasulullah SAW dalam setiap kesempatan berinteraksi dengan para sahabatnya senantiasa mengingatkan tentang impian-impain tersebut, bahkan para sahabatpun tervisualisasi dengan sangat gambalangnya tentang Apa itu Surga dan Apa itu Neraka, bagaimana kehidupan di dalamnya, sehingga atas visualisasi yang gamblang tersebut maka mereka menjadi begitu termotivasi untuk meraihnya, dan Rasulullah SAW pun mengajarkan tentang cara,metode,jalan untuk mewujudkan impian tersebut melalui ”sunnah-sunnahnya yang shahih”.

Pada generasi sahabat dan generasi unggul berikutnya, mereka jelas memiliki impian yang nilainya melebihi impian apapun didunia ini, ketika jalan-jalan menuju terwujudnya impain surga itu dicapai dan diraih maka ,dengan sendirinya kesuksesan dunia pun mengikutinya. Karena pada diri insan-insan yang bertaqwa dan komitmen mengikuti sunnah Rasululloh SAW, maka dalam dirinya dengan sendirinya melekat pula karakter-karakter yang menjadi prasyarat untuk mencapai kesuksesan duniawi dalam hal apapun, seperti disiplin,tangguh, pantang menyerah, sungguh-sungguh,kerja keras, istiqomah, syukur dan sabar serta karakter lainnya.

Oleh karena itu maka apabila kita mencari ”modeling” untuk menggapai sukses duniawi dan ukhrowi maka tiada lain adalah pada diri Rasulullah SAW dan para sahabat serta generasi unggulan yang tadi disebutkan, Insya Allah kesuksesan itu dapat kita gapai.amin.

THE PROPHETIC MANAGEMENT

THE PROPHETIC MANAGEMET



Satu hal asasi dalam prophetic management bermula dari prinsip ibda bi nafsik, mulai dari diri sendiri, sementara dalam pemahaman konvensional, management adalah sebuah upaya untuk mengarahkan orang lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu, berarti management dalam pengertian konvensional selalu melibatkan orang lain atau ada obyek orang lain yang dipengaruhi agar mau bergerak atau termotivasi untuk melakukan sesuatu dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

Oleh karena itu dalam management konvensional tidak mempersoalkan kapasitas siapa yang memanage atau manager itu sendiri seperti apa? Bagaimana moralitasnya peduli amat yang penting ketika dia memanage orang-orang yang bersamanya bisa berjalan dengan baik dan tujuan yang telah ditetapkan tercapai dengan baik. Sehingga acuan moralitas pribadi hampir tidak ada pengaruhnya terhadap performance yang bersangkutan. Katakanlah si manager tadi adalah seorang ahli maksiat no problem sepanjang ketika yang bersangkutan mampu menunjukkan kinerjanya dalam organisasi dan mampu membawa orang-orang yang dibawahinya mencapai tujuan organisasi. Sementara Rasul mengajarkan bahwa untuk melakukan perubahan kepada orang lain, haruslah perubahan itu dimulai dari diri sendiri, sehingga beliau mengatakan “ibda binafsik” , dan inilah yang sangat membedakan dengan manajemen konvensional, premisnya sederhana ketika seseorang telah mampu memanage dirinya sendiri sedemikian rupa, maka tentu dia akan lebih mudah memanage orang lain. Memanage diri jauh lebih berat disbanding memanage orang lain, salah satu yang terberatnya adalah ketika seseorang harus berjuang melawan hawa nafsunya sendiri, jelas memerlukan sebuah perjauangan yang tidak ringan. Ketika seseorang sudah terbiasa mengahdapi pertarungan hawa nafsunya sendiri maka dia akan lebih mudah untuk menghadapi pertarungan-pertarungan yang lainnya. Dan ini sudah sangat jelas tergambar dari sejarah para nabi, dimana beliau-beliau sebelum menerapkan segala sesuatu bagi para pengikutnya, maka beliau lah yang pertama kali memberi contoh sehingga hasilnya menjadi sangat efektif.

Fenomena saaat ini begitu banyak buku manajemen yang ditulis para pakar, dengan segudang pendekatan dan teori , hanya saja selalu saja terdapat kelemahan karena mereka tidak menemukan sebuah model yang dapat konsisten menjalankan seluruh teori tersebut, kadang si penulisnya sendiri tidak mampu menjalankan apa yang telah ditulisnya, dia hanya mampu berteori saja tanpa mampu melaksanakan, sehingga ketika dihadapkan kepada masalah-masalah yang riil seringkali mereka menjadi bingung.

Prophetic Management sangat kaya dengan contoh-contoh aplikasi manajerial yang dilakukan secara konsisten antara teori dan praktek yang telah dilakukan oleh para nabi yang mulia.ikuti dalam kajian berikutnya........

Bogor, 16 April 2010

Salam Sukses

Agus Siswanto

Jumat, 09 April 2010

SATU TAMPARAN UNTUK TIGA PERTANYAAN

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanya an saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:

1. Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya

2. Apakah yang dinamakan takdir

3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat
dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki
unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.

Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?

Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan
kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari
saya hari ini?

SELAMAT JUMPA KEMBALI

Kepada segenap sahabat

Mohon maaf apabila blog ini baru di update kembali,karena sesuatu dan lain hal blog ini sempat terbengkelai, Insya Allah diwaktu-waktu yang akan datang dapat senantiasa hadir kembali ditengah-tengah profesional muda. terima kasih salam sukses selalu

Wassalam

Kamis, 08 Januari 2009

ALUMNI PANAPERO SMAN 2 YOGYAKARTA TH 83 KELAS III IPA 2

DAFTAR NAMA ALUMNI PANAPERO



1. Agus Siswanto

2. Ambar Sugito

3. Ali Kusnanto

4. Aris Godean

5. Agus Budiarto/robert

6. ADIL

7. Agung Buntaran

8.Indriatomo Brigandono (Jabrick)

9.Heru Santoso

10. Hery Combor

11. Heri Isnurdono

12. Isminarno

13. Abdul Kadir

14.Gunawan

15. Joko Suprianto/ Buldog

16.Joko Purwantoro

17.Suryadi

18.Subiayantoko

19.Purnomo

20.Suyuti

21. Saswito

22. Wahyubudianto (alm)

23. Panca

24.Gunawan

25. Bambang Cilacap

26. Erni Widiastuti

27.Sudarsini Handayani

28. Kurniati Sulastari

29.Presti Godean

30. Nurhayati

31.Murniningsih (Almarhumah)

32. Siswandari

33. Hary Purnamaningsih

34.Sofia Y Kartika

35. Puji Hartini

36. Puji Saryanto

37.Siti Rochani/wiwin

38. Edy/Bagong

39. Yatmono (Bendol)

40.Wahyurini

41. Cahyowidi

Selasa, 18 November 2008

TIPS DAN SOLUSI MENGATASI KONFLIK DALAM MANAJEMEN

TIPS DAN SOLUSI
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PERUSAHAAN
BERDASARKAN PENDEKATAN PROPHETIC MANAGEMENT


Keberagaman merupakan sesuatu yang fitrah, hal tersebut bisa kita dapati pada berbagai situasi dan kondisi, baik dalam ruang lingkup yang besar maupun yang kecil, bisa kita dapati dalam skala keluarga, perusahaan ataupun masyarakat.

Keberagaman merupakan sebuah sunnatulah yang tidak bisa kita pungkiri, karena dibalik keragaman itulah Allah SWT menciptakan makhlukNya bukan untuk saling mempertentangkan akan keberagaman tadi akan tetapi justru keberagaman dapat menjadi sebuah potensi sinergi yang luar biasa.

Para sahabat Rasululllah SAW beserta orang-orang yang senantiasa berada disekelilingnya pun memiliki beragam keanekaragaman yang satu sama lain bahkan terlihat ekstrim, ada seorang sahabat Umar ra yang berperangai sangat keras, tegas,pemberani, memiliki fisik yang besar, ada pula seorang Abu Bakar ra seorang yang berusia lebih senior, lembut,pemurah, halus perasaannya, ada pula seorang Ali ra dengan usianya yang sangat yunior, dengan daya intelektual yang mengagumkan, juga ada seorang Usman ra yang juga pemurah, lembut,

Dan dengan keberagaman tadi Rasulullah SAW justru mendapatkan kekuatan atas potensi-potensi yang dimiliki para sahabatnya sehingga menghasilkan generasi-generasi yang terbaik.

Banyak dialog-dialog ringan yang beliau lakukan yang menggambarkan bagaimana Rasulullah memanage keberagaman tadi, ketika beliau ditanya oleh seorang yang nota bene sebelumnya orang tersebut dikenal dengan karakter nya yang suka melakukan maksiat berbohong,tidak jujur dan sejenisnya, maka ketika dia bertanya apa itu Islam, Islam adalah kau harus mengatakan sejujurnya tentang apa yang kau lakukan,dan lain-lain.

Bahkan implementasi dari fastabiqul khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan, dibingkai dalam sebuah sabda beliau bahwa sebaik-baiknya manusia adalah dia yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lainnya.

Jelas sekali dalam hal ini Rasulullah saw telah meletakkan dasar-dasar persepsi atau “mindset” kepada para sahabatnya untuk menjadi insane-insan yang saling berlomba-lomba memberikan manfaat bagi yang lainnya. Sehingga kita bisa melihat dalam implementasinya mereka berhasil membuahkan karya-karya perubahan social yang sangat fenomenal hanya dalam hitungan 23 tahun.

Dalam konteks perusahaan, sebagaimana kasus tersebut, jelas disama tergambar adanya keberagaman dari segenap karyawannya. Dan memang keberagaman tadi bisa menimbulkan aneka konflik. Tetapi keberagaman pun memiliki potensi luarbiasa menjadi sebuah kekuatan sinergi.

Oleh karena itu pimpinan harus menyadari tentang keberagaman tadi adalah sesuatu yang sunnatullah, tinggal bagaimana pimpinan memperlakukan atau mengelolalanya, oleh karena itu ada beberapa tahapan atau langkah-langkah yang dapat ditempuh sebagai berikut :

1. Dalam prophetic management pendekatan setiap penyelesaian masalah adalah bertumpu pada nilai-nilai ilahiah, dimana manusia yang memiliki hati akan senantiasa berubah-rubah hatinya, dan Allah lah yang kuasa membolak balikkan hati manusia. Oleh karenanya ujung dari setiap solusi mestinya adalah pengaharapan kita pada kuasa Allah SWT.
2. Sehingga pendekatan penyelesaian masalah dalam hal ini tidak hanya mengandalkan pendekatan-pendekatan teoritis dalam menyelesaikan hubungan interpersonal belaka tetapi justru yang paling penting adalah menkondisikan keseluruhan karyawan tersebut kedalam suasana yang lebih religius dimana nantinya diharapkan tumbuh dan muncul hidayah pada mereka.
3. Adakan sebuah event bersama diluar kantor dalam suasana yang religius
4. Ajak dan libatkan mereka untuk menyusun kegiatan-kegiatan religius dikantor atau lingkungan kantor tentu dengan komitmen seluruh biaya diback up oleh kantor serta fasilitas.
5. Mulailah dengan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kebersamaan dan urgensi nya melaui ceramah-ceramah keagamaan
6. Lakukan dialog dari hati ke hati langsung dengan para pimpinan unit atau manager tentang pentingnya kebersamaan
7. Karena pada hakekatnya hubungan antar unit dalam satu perusahaan adalah hubungan yang saling tergantung dan saling melayani
8. Buatlah lomba antar unit, dengan pemenang adalah unit yang paling bagus memberikan pelayanan kepada unit lainnya.
9. Berikan hadiah-hadiah kepada pemenang unit dengan hadiah bernuansa religius, mulai dari yang kecil sampai ke yang besar (umroh misalkan).
10. Bahkan bila memungkinkan dapat juga dilombakan sampai pada tingkat personal

Bogor, 18 Nop 2008

Senin, 17 November 2008

HEBOHNYA SPIRITUAL OUTBOND DEPKES 2008

Gerimis mengundang di kaki kaki pegunungan dikawasan wana wisata situgunung cisaat Sukabumi, Sabtu 8 Nopember 2008, satu persatu konvoi bus wisata yang jumlahnya 9 buah menurunkan segenap penumpangnya, kurang lebih 550 orang baik pria maupun wanita bergegas turun menuju sebuah lembah atau resort yang dikenal Balong Word di Pondok Yawitra dikawasan situgunung,cisaat. Mereka adalah rombongan dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Depkes, Jakarta, yang akan mengikuti sebuah event bertajuk Spiritual Outbond berbasis Ihsan Character Development Programme dari tanggal 8 sd 9 Nopember 2008.

Tak kurang 10 orang fasilitator dan 40 orang co fasilitator dari Reksa Leadership Centre, yang menjadi pendamping mereka selama pelatihan berlangsung.

Senin, 26 November 2007

Apakah Tuhan Ada?

Terkadang "eksistensi " Tuhan bagi kita seakan sering kita abaikan dalam menjalani kehidupan ini, kita seakan butuh Tuhan manakala kita sedang dalam kondisi-kondisi yang "kepepet", Bagi kaum profesional yang senantiasa disibukkan oleh perbagai pekerjaan yang sangat mensita waktu maka, terkadang beribadah hanya sebagai sebuah ritualitas atau rutinitas untuk menggugurkan "sebuah kewajiban" kita kadang lalai dengan makna dan hakekat ibadah itu, semoga kisah dibawah ini menggugah kita agar senantiasi selalu dalam kesadaran bahwa Tuhan, Allah SWT harusnya senantiasa berada dalam detik-detik nadi kehidupan kita dimanapun dan kapanpun



Dalam sebuah pesta ulang tahun anak komunis yang kaya raya di rumahnya, ia sengaja mengumpulkan anak-anak di sekitarnya dan ingin merusak pola pikir mereka agar tidak mengenal Tuhan. Salah satu anak seorang agamawan diundang juga. Setelah anak-anak kumpul, sang komunis berkata:
"Anak-anak sekalian, Om mau tanya, 'Apakah Tuhan itu ada?' Ayo jawab siapa yang bisa menjawab Om kasih uang 500 ribu.""Tuhan itu ada Om," teriak salah seorang anak yang mengharapkan hadiah uang."Kalau ada, coba kamu minta uang sama Tuhan," ujar sang komunis menguji jawaban anak itu.Namun sang anak malah bingung dan diam.
"Kenapa diam? pasti Tuhan tidak memberi kamu uang kan? Nah, coba kalau kamu minta uang sama Om.""Om, minta uangnya dong," ujar anak tadi.Lalu sang komunis itu segera memberikan selembar uang 100-an ribu."Nah, jadi Tuhan itu tidak ada, karena tidak dapat memberi kalian uang. Setuju enggak."
"Setuju...!!" Teriak anak-anak itu lalu mereka minta uang. Sang komunis segera memberikan uang-uangnya.Tiba-tiba terdengar jeritan, semua yang hadir menuju tempat tersebut. Ternyata anjing kesayangan sang komunis itu sedang sekarat akibat keracunan makanan. Sang komunis sangat sedih dan menangis.
"Maaf Om, bisakah Om menghidupkan anjing kesayangan Om itu?" tanya anak seorang agamawan.Sang komunis itu hanya terdiam sambil terus menangis. Lalu anak sang kiai itu berdoa dengan suara kencang."Ya Tuhan, tolonglah Om ini. Dia kebingungan karena anjingnya Kau buat sekarat. Ya Tuhan hidupkanlah anjing ini... karena aku yakin Tuhan itu ada."
Usai sang anak berdoa, dengan izin Tuhan, anjing yang sekarat itu mulai membaik. Semua yang hadir tersentak kaget. Sang komunis tersenyum senang."Ini nak, uang satu juta buat kamu. Karena kamu sudah menolong anjing Om," ujar sang komunis sambil memberikan uangnya."Tidak Om, terima kasih. Ternyata Tuhan itu memang ada, kan Om?" Kata sang anak itu lalu pergi pulang. Diikuti anak-anak yang lain sambil melempar uang 100 ribu yang dipegangnya.

SELAMAT DATANG DI SOLUSI-SOLUSI

Assalamu'alaikum wr wb, salam sejahtera bagi semua.

Selamat datang di blog Solusi, sebuah blog yang didedikasikan bagi sebuah alternatip solusi apa saja yang berkaitan dengan kehidupan para kaum profesional.
Insya Allah secara reguler melalui blog ini, saya ingin berbagi dengan anda tentang apa saja yang memberikan manfaat positip bagi hidup dan kehidupan terutama bagi kaum profesional.
Selamat menikmati
Wassalamu'alaikum wr wb

Salam Profesional
Agus Siswanto